mboh

Miletos

Miletos (mī lē’ təs) (bahasa Yunani kuno: Μίλητος, Milētos; bahasa Latin: Miletus) adalah kota Yunani kuno[1] di pesisir barat Anatolia (di tempat yang kini menjadi Provinsi Aydin, Turki), di dekat mulut Sungai Meandros di Karia kuno. Sebelum invasi Persia pada pertengahan abad ke-6 SM, Miletos dianggap sebagai kota Yunani terbesar dan termakmur. [1]

Bukti pertama mengenai pemukiman awal di kota ini berasal dari masa Neolitikum. Pada awal dan pertengahan Zaman Perunggu, tempat ini dikuasai oleh Minoa.

Pada akhir Zaman Perunggu, abad ke-13 SM, muncul para penutur bahasa Luwia dari Anatolia selatan tengah yang menyebut diri mereka bangsa Karia. Di kemudian hari orang Yunani tiba di Miletos. Ketika itu kota ini sedang memberontak melawan Kekaisaran Het. Setelah keruntuhan Het, kota ini dihancurkan pada abad ke-12 SM dan mulai dihuni kembali oleh banyak orang Yunani Ionia sekitar 1000 SM.

Pada Zaman Kegelapan Yunani, pemukiman Ionia di Miletos bergabung dengan Liga Ionia. Pada abad ke-6 SM, Miletos menjadi tempat asal tradisi filsafat (dan ilmu pengetahuan) Yunani, ketika Thales, disusul oleh Anaximandros dand Anaximenes mulai memikirkan tentang bahan pembentuk dunia, dan mencari penjelasan masuk akal mengenai berbagai fenomena alam.


    Referensi

  1. ^ A Short History of Greek Philosophy By John Marshall page 11
Plugin referensi dapat didownload disini

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>