mboh

Modifikasi Cuaca

Modifikasi cuaca adalah teknologi untuk mengubah cuaca sesuai yang diinginkan seperti mencegah pembentukan awan, membuat hujan dini atau memecah awan menjadi kecil kecil.

Modifikasi cuaca di Jakarta
Teknologi modifikasi cuaca dipelajari BNPB, TNI AU dan BPPT dari alam. Mereka belajar dari kebakaran hutan yang asapnya membumbung tinggi ke langit akan mengganggu terciptanya awan hujan.

Sehingga tercetuslah ide penyemaian NaCH atau garam di dalam awan yang dikenal dengan istilah jumping process, sehingga tak menjadi awan hujan. Penyemaian ini menggunakan pesawat Hercules.

Di darat, terdapat 20 titik tempat beroperasinya Ground Base Generator (GBG) yang melepaskan partikel halus untuk menyaingi pembentukan awan hujan. Lalu ada pohon flare yang juga berfungsi sama dengan GBG.

Pagi hari menghidupkan pohon flare dan generator. Lalu awan-awan menggunakan jump process yaitu penyemaian garam di awan.

Selain Indonesia, Rusia juga menerapkan teknologi ini yang menggunakan Sukhoi untuk menabur garam dan China menggunakan meriam yang ditembakkan ke awan.

Tahun lalu ini bisa mengurangi curah hujan hingga 35 persen. Di Indonesia ini untuk mengurangi curah hujan, khususnya Jakarta.

Setelah Pemprov DKI menyatakan status siaga darurat banjir, anggaran Rp 20 miliar disiapkan untuk modifikasi cuaca di atas Jabodetabek. Walau anggaran Pemprov DKI masih tersendat di DPRD DKI, BNPB menalangi lebih dahulu sehingga kegiatan ini bisa terlaksana sekarang. [1]


    Referensi

  1. ^ Modifikasi cuaca tiru dampak kebakaran hutan terhadap awan, diakses 14 Januari 2014
Plugin referensi dapat didownload disini

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>