mboh

Silvio Gazzaniga


Warning: mktime() expects parameter 4 to be long, string given in /home/pengetah/public_html/i/wp-content/plugins/infoboxperson/infoboxperson.php on line 48
”Silvio
Kebangsaan ”Italia”
Lahir ”23″ ”1921″ (umur 2016 tahun), ”Milan,
Profesi FIFA
plugin bisa download disini

Silvio Gazzaniga (23 Januari 1921; umur 95 tahun) adalah seorang pematung Italia . Ketika bekerja untuk perusahaan Stabilimento Artistico Bertoni, ia menciptakan World Cup Trophy FIFA .

Biografi

Silvio Gazzaniga lahir di Milan pada tanggal 23 Januari 1921. Ia menjadi pematung di sekolah-sekolah seni ibukota Lombardy, Milan. Selama periode avant-garde dari tahun 1940-an, ia menghadiri “Humanitarian School of Applied Art” dan “High School of Art” di Istana Sforzesco, yang mengkhususkan diri sebagai tukang emas dan perhiasan. Setelah gangguan dramatis Perang Dunia II, ia memulai karirnya sebagai pematung medali, piala dan dekorasi dan pada akhir tahun 1953 mulai bekerja sama dengan perusahaan, Bertoni, sebagai direktur artistik dan master pematung.

Tapi 1970 adalah tahun yang mengubah kehidupan profesionalnya dan profil manusia pribadi tertutup ini. Setelah Brasil memenangkan Piala untuk ketiga kalinya di final Piala Dunia Meksiko, aturan FIFA menentukan bahwa Brazil akan menjaga Piala Rimet selamanya. FIFA, oleh karena itu, diperlukan trofi lain dan 53 desain disampaikan oleh seniman dari seluruh dunia, Silvio Gazzaniga adalah pemenang desain. Piala baru menggambarkan sukacita, pemujaan dan kebesaran atlet pada saat kemenangan: dua sosok bergaya yang memegang dunia tinggi-tinggi. Silvio Gazzaniga mencapai ketenaran di seluruh dunia artistik dan sukses dengan penciptaan piala ini.

 

FIFA World Cup Trophy

Silvio Gazzaniga adalah pencipta yang paling dicari setelah piala sepak bola. Piala itu dirancang dan dibuat pada tahun 1971 dan sejak saat itu ia telah melihat sang piala melewati tangan banyak tokoh sepak bola terkenal. Franz Beckenbauer adalah orang pertama yang dengan bangga mempersembahkan kepada dunia pada tahun 1974, sebuah kehormatan yang diikuti oleh Daniel Passarella di 1978, Dino Zoff pada tahun 1982, Diego Armando Maradona pada tahun 1986, Lothar Matthaus pada tahun 1990, Carlos Dunga pada tahun 1994, Didier Deschamps pada tahun 1998, Cafu pada tahun 2002, Fabio Cannavaro pada tahun 2006 dan Iker Casillas pada tahun 2010.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>