mboh

Tengkleng

Tengkleng (ejaan bahasa Jawa thengklèng, IPA: [ʈəŋklɛŋ]) adalah masakan sejenis sup dengan bahan utama daging atau jeroan atau tulang kambing. Masakan ini berasal dari Solo. Bentuk fisik dari dari tengkleng hampir mirip dengan gulai kambing , tetapi kuahnya lebih encer.

Thengkleng dulu dianggap sebagai masakan untuk kaum marjinal atau masyarakat miskin lantaran isinya sisa-sisa potongan, seperti kaki, telinga, mata, otak, hati, usus, babat, dan mulut kambing.

Bagian-bagian itu, konon dulu hanya diperuntukkan bagi kaum marjinal seusai bertugas memasak untuk para juragan yang cenderung gemar bagian daging. Para juru masak memisahkan bagian-bagian tersebut, daging untuk para juragan dan tamunya, sedangkan para juru masak dan rewang lainnya dapat bagian sisa-sisanya, tulang kaki, jeroan, dan kepala. [1]


    Referensi

  1. ^ Thengkleng, Dulu Makanan Marjinal, Kini Tak Kenal Kasta, diakses 11 Oktober 2013
Plugin referensi dapat didownload disini

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>