mboh

Testosteron

Testosteron adalah hormon steroid dari kelompok androgen. Penghasil utama testosteron adalah testis pada jantan dan indung telur (ovari) pada betina, walaupun sejumlah kecil hormon ini juga dihasilkan oleh zona retikularis korteks kelenjar adrenal. Hormon ini merupakan hormon seks jantan utama dan merupakan steroid anabolik. Baik pada jantan maupun betina, testoren memegang peranan penting bagi kesehatan. Fungsinya antara lain adalah meningkatkan libido, energi, fungsi imun, dan perlindungan ada terhadap osteoporosis. Secara rata-rata, jantan dewasa menghasilkan testosteron sekitar dua puluh kali lebih banyak daripada betina dewasa.

Penelitian menunjukkan bahwa hormon testosteron dalam jumlah yang normal sangat penting untuk mengurangi risiko diabetes dan penyakit kardiovaskular pada pria. Selain itu, pria yang kadar testosteronnya normal lebih panjang umur dibanding dengan pria yang kekurangan hormon ini. [1]

Tanda-tanda hormon menurun (pada pria): [2]
- Berkurangnya manuver seks
- Disfungsi ereksi
- Rendahnya produksi semen
- Testis mengecil dan menjadi lunak
- Cepat lelah
- Hair Lost
- Kesulitan untuk tidur
- Gangguan emosional seperti depresi dan hilangnya rasa percaya diri


    Referensi

  1. ^ 5 Info Keliru Seputar Testosteron, diakses 21 Oktober 2013
  2. ^ Men’s Health: Warning Signs of Low Testosterone, diakses 4 Februari 2014
Plugin referensi dapat didownload disini

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>